Etika dan Filsafat Kepemimpinan,
April 2014
Pada dasarnya Saudara dicetak menjadi Pemimpin, dengan
berkompetensi Kepemimpinan, dengan nilai lebih pada Etika dan Filsafat
Kepemimpinan yang didasarkan pada teori sifat-sifat pemimpin, dengan harapan
beraplikasi pada perilaku kepemimpinan situasional, sehingga ada keterikatan
baik emosional maupun kontingensi tujuan baik individu maupun organisasi,
melalui proses tingkat kematangan kompetensi yang ditunjang motivasi menjadikan
diri pemimpin yang melayani dalam sistem kepemimpian.
Tugas:
1.
Lakukan analisis singkat atas konsep
tersebut di atas. (jawaban soal no 1 ini setelah diserahkan secara
fisik/tertulis, dimasukkan pada komentar, dan diunggah pada blog masing-2
mahasiswa, print out bukti unggah);
2.
Berikan contoh satu sikap dan
perilaku, yang saudara lakukan dalam komitmen pemimpin yang berkompeten dengan
nilai etika dan filsafat kepemimpinan dalam kehidupan se-hari-2 saudara secara
situasional;
3.
Tingkat kematangan pemimpin, akan
terlihat pada proses kepemimpinan dalam sikap, perilaku dan tindakan
pengambilan keputusan, apakah usulan saudara agar mahasiswa dapat mencapai
tujuan tersebut ?
Jawaban !
1. 1.
Kepemimpinan merupakan suatu
aktivitas yang dilakukan oleh seorang pemimpin atau leader yang mana harus
mampu memiliki ketrampilan untuk mempengaruhi atau menggerakan perilaku orang
lain agar mampu bekerja secara efektif dan efisien sehingga tujuan yang
diinginkan suatu organisasi akan terwujud sebagaimana mestinya. Dalam
menjalankan sebuah kepemimpinan sebagai pemimpin yang berkompetensi sangat
dibutuhkan etika karena merupakan hal yang mendasar dalam menentukan baik dan
buruknya pemimpin yang dijalankan dalam kepemimpinannya. Pemimpin sangat
dibutuhkan dalam suatu organanisasi, menjadi seorang pemimpin yang berkompetensi
berawal dari adanya kesadaran pribadi
dengan melihat kekurangan yang harus ditingkatkan dan kelebihan yang harus
dipertahankan kemudian dikembangkan .
Setelah itu pemimpin juga harus memiliki
pengetahuan, ketrampilan , sikap, dan perilaku serta komunikasi yang baik .
Pemimpin juga harus optimis dan memiliki motivasi yang kuat dengan adanya
kekuasaan, prestasi yang dimiliki, serta tujuan dan arah yang jelas sehingga
dapat mempengaruhi atau menggerakan bawahannya. Sebagai seorang pemimpin dalam
menjalankan sebuah organisasi harus bersikap tegas, mampu mengontrol
emosionalnya dan bertanggung jawab serta dibutuhkan kerja sama dengan partner
kerja atau bawahannya dengan bukan hanya memerintah melainkan juga mendengarkan
aspirasi atau pendapat dari bawahannya, dalam setiap mengambil sebuah
keputusan, sehingga alhasil sasaran tujuan dapat tercapai sebagaimana mestinya.
2. 2.
Dalam kehidupan sikap dan
perilaku yang saya ambil adalah bagaimana saya memimpin dengan mengatur pribadi
diri saya sendiri. Dalam hal ini sebuah lingkungan yang baru perlu dibutuhkan
penyesuai diri. Seperti halnya, saya harus menyesuaikan diri dan harus
terbiasakan berinteraksi terhadap lingkungan baru yang saya hadapi ini, sebagai seorang
pemimpin saya harus berani bertanggung jawab, memliki motivasi yang kuat,
kesadaran diri, dan mampu bertindak
dengan mengatur pribadi sesuai dengan situasi atau tempat yang saya tempati
dengan membedakan mana hal yang baik dan buruk. Keterkaitan dengan ini sikap
dan perilaku saya harus optimis dengan mampu berpikir secara efisien dan
efektif dalam mengambil sebuah keputusan dengan bertindak
secara responsif dan professional sehingga saya dapat menggerakan dan
mempengaruhi orang lain agar saya dapat mengalami perubahan-perubahan terhadap
proses penyesuaian tersebut yang sesuai dengan tujuannya.
3. 3. Sebagai
seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya,hal utama yang harus
dimiliki oleh seorang pemimpin dalam sebuah interaksi adalah komunikasi karena kemampuan berkomunikasi yang baik
terhadap teman maupun bawahan merupakan satu strategi dalam mempengaruhi orang
lain. kemudian harus ada pengetahuan, ketrampilan, kesadaran diri dan motivasi yang kuat baik
dari dalam diri maupun diluar pribadi individu tersebut. Sehingga proses
kepemimpinan dalam sikap, perilaku dan tindakan pengambilan keputusan,
tepat, cepat, hemat, dan selamat tanpa ada masalah dan hambatan-hambatan yang
terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar